Friday, April 27, 2012

Gagal lomba masak

Walla....

Hari Minggu lalu maksud hati adalah ikut lomba memasak, sudah membulatkan tekad, sudah mendaftar dan sudah mendapatkan partner (meski dengan sedikit memaksa) hehehe :D

Demi niat, mengukuhkan diri sebagi Chef-nya kantor, demi membuktikan panggilan teman-teman  Miss. Queen (maksudnya sih karena saya suka masak dan suka berasa mirip Farah Quinn) haha jadi mereka memanggil begitu. Sungguh sangat berlebihan, jangan berfikir saya memang benar-benar mirip Farah Quinn ya? haha nanti kecewa ;)

Oke oke focus pada cerita lomba masak, jadi minggu pagi itu saya dan partner saya Yuan berangkat ke salah satu swalayan karena lomba masaknya berada disana. Setelah daftar ulang dan mengenakan kaos lomba kami menunggu beberapa saat sampai lomba akan di mulai.



hehe...I wish :)
sebelum lomba di mulai





foto gaya alay dari sudut diatas kepala memang paling top..hahha

Tepat pukul 10.00 Wib peserta di perslahkan untuk mempersiapkan diri. Aturan lomba adalah sebagai berikut:
1. Peserta akan dipersilahkan belanja di Swalayan tersebut dengan maksimal belanja adalah Rp.50.000,- bila melebihi batas Rp. 50.000,- maka peserta akan di diskualifikasi.
2. Tema lomba masak adalah "Spaghetti  Tradisional" ( dalam hati : whattt?? Spaghetti macam pula itu? Spaghetti aja gak pernah bikin" hahaha -sungguh luar biasa kepedean-)
3. Peserta diberi waktu 3 menit untuk belanja.
4. Total peserta lomba adalah 50 pasang yang berartia da 100 orang yang akan menyerbu masuk swalayan tersebut. 20 pasang peserta tercepat baru akan mengikuti lomba masak.

persiapan sebelum peluit dimulai berbunyi

Setelah mendengarkan pengarahan ini dan itu dan setelah keseluruhan peserta cukup jelas, peluit tanda mulaipun ditiup. Bisa anda bayangkan 100 orang wanita ( ibu-ibu dan abg seperti saya wahaha << maksa) menyerbu masuk swalayan dengan panik dan berebut barang-barang yang dituju, otamatis para pengunjung lain lebih baik menyingkir. Keseluruh pesertanya adalah wanita karena acara ini dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Saya dan Yuan mengatur startegi belanja, saya di bagian kering alias mengambil bahan-bahan seperti spaghetti, pasta, saos, margarin, dsb dan Yuan berada dibagian basah yang tidak terlalu banyak dan perlu di timbang seperti bawang bombay, tomat, daun mint.

Sebenarnya kami sudah selesai berbelanja waktu itu saat saya menyadari belum mengambil margarin, gubraaakk..saya dan Yuan kembali lari ke belakang dengan panik dan bertanya sana-sini pada petugas di mana lorong margarin. Awalnya kami ingin menggunakan olive oil tapi dengan dana hanya lima puluh ribu tentu saja tidak mungkin.

Setelah margarin kami dapatkan saya baru ingat ternyata kami belum mengambil keju...apaaa?? dan dengan tergopoh-gopoh saya dan Yuan berlomba meraih keju, namun setelah melihat harga keju yang terpampang dan sama sekali tidak ad keju ukuran mini kami mengurungkan niat mengambil keju. Padahal kami berencana membuat " Spaghetti Bolognese" , baiklah tidak apa, tanpa keju tidak akan menjadi masalah besar, batin saya.

Namun ternyata masalah besar kami ada di depan, kami mendapat antrian no 32 untuk pembayaran di Kasir, langsung lemes, kemungkinan kami ikut lomba memasak adalah sangat tipis, kalau ada 12 orang di depan kami yang terdiskualifikasi baru mungkin kami akan ikut lomba. Namun rupanya pada saat pembayaran belanja saya lebih dari  Rp. 50.000,- hehe jangankan ikut lomba sampai kasir saja sudah terdiskualifikasi.

Antrian di kasir


Yuan sudah menunggu di tempat lomba dan saya kabarkan kalau belanjaan kami lebih dari lima puluh ribu dan kami berduapun tertawa. Karena niatnya memang cuma senang-senang jadi sama sekali tidak ada beban ketika kami tidak jadi lomba. Dan bagi peserta yang tidak ikut lomba belanjaannya boleh di bawa pulang. (lumayankan...hehe).

Lomba berlangsung seru, semua peserta sudah menempatkan diri, saya dan Yuan?? seperti biasa lebih sibuk foto-foto. hahaha..harusnya saya juga memoto peserta dan masakan mereka untuk bahan blog ya..hehe (next, akan saya ingat, lebih focus pada apa yang dilihat, bukan focus pada diri sendiri :p)

Suasana peserta yang ikut lomba


Peserta yang tidak lolos seleksi awal..tetap setia menunggu doorprize :p




Acara selesai sekitar pukul 14.00 Yuan mendapat doorprice belanja (senengnya..hehhe :D) ada demo masak dari salah satu chef ibu kota pula.

Chef Hendra

Secara keseluruan acara berlangsung seru, ramai dan menyenangkan. Dan sabtu besok mungkin saya akan membawa bahan-bahan spaghetti hasil lomba kemarin ke kantor :D


Yuan and Me (Chef wanna be ;p)


Weekend seru dan akan terus berlanjut.... ;)

5 comments:

  1. hialahhhhh.... jebul ra iso masak.. cewek sexi itu cewek yang pinter masak..:p

    iki malah poto-poto.. wkwkwkwkwwk

    ReplyDelete
  2. hahahahhahahaha...
    nanti ada lomba bikin tempe bacem, kamu tak ajuin..

    ReplyDelete
  3. @ Wiryoo : wuiiikkkk pelecehen..iso masakkk yoooo..merene o...cuman pas ini kesempatan tidak berpihak pada ku T,T

    @yantri : tempe bacem juga belum pernah bikin wkwkkwkw ~padahal ada yg request~ halahh halahhh

    ReplyDelete
  4. aku mampirrrrrrrrrrrrrrrrrrr...:P:P
    ibu bangga pada mu nak,,setidaknya udah nyobain lomba masak:P

    ReplyDelete
  5. @een : wkwkkwk read my last post lah...finally bikin sepageti jg kan ciiinnn hahahaa *thank u dah mampir :*

    ReplyDelete